Penyelarasan kurikulum dengan industri merupakan bagian terpenting dari penyusunan kurikulum SMK. Tujuan Penyelarasan Kurikulum tersebut yaitu agar kurikulum SMK sesuai tuntutan dan budaya kerja yang berlaku di DUDI, sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan DUDI.

Tahap penyusunan kurikulum ini diawali dengan pemahaman sinkronisasi kurikulum dari Cabang Dinas Wilayah X Jawa Tengah. Sosialisasi ini dihadiri perwakilan dari industri, yaitu Yondi Andriyanto, S.T selaku Plant Manager Industri Bumi Wijaya, dilanjutkan dengan diskusi penyelarasan kurikulum yang berlangsung dengan antusiasme yang tinggi dari para guru produktif Farmasi, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pihak industri. Hal ini menunjukkan keseriusan kami dalam mengelola pendidikan khususnya Farmasi Industri yang berpusat pada peserta didik. Pesan yang akan selalu diingat dari bapak Yondi yaitu “biarkan anak-anak terbiasa membaca SOP ataupun instruksi kerja tanpa harus dituntun terlebih dahulu”. Tentu ini menjadi motivasi yang sangat besar buat kami untuk terus meningkatkan kompetensi peserta didik.

Kemudian di hari berikutnya, masih menghadirkan perwakilan dari industri yaitu apt. Amat Defit Andriyanto, S.Farm selaku Kepala Quality Assurance, beliau memaparkan materi tentang pembelajaran berbasis industri. Kami juga belajar bagaimana menyusun SOP atau Standar Operasional Prosedur tentang pembelajaran sehingga bisa diterapkan di sekolah. Hasil atau out put dari kegiatan ini berupa dokumen penyelarasan kurikulum dengan industri serta SOP, yang dapat dijadikan panduan dalam proses pembelajaran terutama kegiatan praktikum.

SMK Muhammadiyah 1 Cilacap terus bersinergi bersama industri

Juni Purnomowati

3 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *